Berikut adalah tulisan Fahd Djibran (@fahdisme) dalam bukunya Perjalanan Rasa. Tulisan ini merupakan salah satu cerita favoritku yang membahas tentang jodoh. Ditulis dengan cara unik, dan berhasil menutup permasalahannya dengan sangat ciamik. Tulisan dibawah ini saya edit, untuk mengambil inti-intinya saja. Jika ingin membaca versi lengkap, silahkan membeli bukunya. Recommended :)
***
-- Mutiara
Aku masih sayang kamu, Dit. Aku masih hapal kebiasaan-kebiasaanmu. Aku masih memperhatikanmu duduk bersama teman-temanmu di kantin kampus, memesan jus alpukat atau jus tomat-dengan-jeruk-nipis. kalau sedang sendirian, aku biasa memerhatikan telepon genggamku : Membaca lagi beberapa pesan darimu yang masih kusimpan - atau berharap namamu muncul lagi di layar dan memanggilku dengan lagu cinta kita berdua. Andai waktu bisa diputar, Dit, aku ingin kembali menarik kata-kataku bahwa aku tak ingin menerimamu lagi. Aku ingin memaafkanmu, memulai lagi kisah kita yang baru: Aku ingin kembali dekat, tetapi semuanya sudah terlambat.