Halaman

Tampilkan postingan dengan label jodoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jodoh. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 September 2013

Galau tentang Jodoh? coba amalan-amalan dibawah ini.

Time flies! Tidak terasa sekarang sudah bulan ke 9. Apa kabar resolusi-resolusi awal tahun yang waktu itu ditulis penuh semangat? Sudah berapa persen kah yang tercapai? daaaan ADAkah yang menulis resolusi 'besar' seperti MENIKAH pada taun ini, namun BELUM ada tanda-tanda akan tercapai??? *uhuk

Tenang, tenang. Anda tidak sendiri. heheee =D

Nah, semoga cerita dibawah ini bisa membantu bagi siapapun yang segera ingin memenuhi target impian menikahnya. Ini kisah nyata loh! Sekali lagi, ini kisah nyata!

Rabu, 31 Juli 2013

Memaknai Arti Kata Jodoh (3)

Menyambung tulisan sebelumnya yang pertama dan kedua, saya tiba-tiba kepikiran dengan kalimat yang telah diamini oleh banyak orang mengenai jodoh. Katanya, jodoh ibarat sepasang gembok dan kunci. Different but complete each other. Seseorang akan bertemu pasangannya yang klik. Seperti sebuah anak kunci yang bisa masuk ke gembok. Klik secara sempurna.

Entah mengapa, saya sangsi dengan kalimat tersebut. Adakah pasangan yang benar-benar klik secara sempurna? Adakah pasangan yang cocok di tiap detail aspeknya sehingga tidak lagi perlu usaha untuk mengubah diri atau mengubah pasangan agar mencapai kata 'cocok'.

Selasa, 30 Juli 2013

Memaknai Arti kata jodoh (2)

Masih dari bukunya Fahd Djibran "Perjalanan Rasa". Ia menganalogikan jodoh dengan percakapan yang terhubung di telepon genggam. Mari kita nikmati dahulu ceritanya. 

***

Jodoh barangkali semacam percakapan yang terhubung di telepon genggam. Ada panggilan masuk. Ada panggilan keluar. Ada panggilan tak terjawab. Tetapi toh yang terpenting bukan seberapa banyak kita menelpon, ditelpon atau mendapatkan missed call. Perlu niat untuk melakukan sebuah percakapan, disamping perlu pulsa juga waktu yang cukup.

Memaknai arti kata jodoh (1)

Berikut adalah tulisan Fahd Djibran (@fahdisme) dalam bukunya Perjalanan Rasa. Tulisan ini merupakan salah satu cerita favoritku yang membahas tentang jodoh. Ditulis dengan cara unik, dan berhasil menutup permasalahannya dengan sangat ciamik. Tulisan dibawah ini saya edit, untuk mengambil inti-intinya saja. Jika ingin membaca versi lengkap, silahkan membeli bukunya. Recommended :)


***
-- Mutiara
Aku masih sayang kamu, Dit. Aku masih hapal kebiasaan-kebiasaanmu. Aku masih memperhatikanmu duduk bersama teman-temanmu di kantin kampus, memesan jus alpukat atau jus tomat-dengan-jeruk-nipis. kalau sedang sendirian, aku biasa memerhatikan telepon genggamku : Membaca lagi beberapa pesan darimu yang masih kusimpan - atau berharap namamu muncul lagi di layar dan memanggilku dengan lagu cinta kita berdua. Andai waktu bisa diputar, Dit, aku ingin kembali menarik kata-kataku bahwa aku tak ingin menerimamu lagi. Aku ingin memaafkanmu, memulai lagi kisah kita yang baru: Aku ingin kembali dekat, tetapi semuanya sudah terlambat.